Kenapa Rayap Suka Makan Kayu

Rayap memiliki kecenderungan untuk memakan kayu karena kayu mengandung selulosa, yang merupakan sumber energi utama bagi mereka. Selulosa adalah senyawa organik kompleks yang terdapat dalam dinding sel tumbuhan, termasuk kayu. Namun, selulosa sendiri sulit dicerna oleh banyak makhluk hidup. Rayap, khususnya rayap pekerja, memiliki mikroorganisme khusus di dalam usus mereka, seperti protozoa dan bakteri, yang membantu memecah selulosa menjadi gula sederhana yang dapat diserap dan dimanfaatkan sebagai energi. Inilah yang membuat kayu menjadi makanan utama bagi rayap.

Kayu juga menyediakan nutrisi yang stabil dan melimpah, terutama di lingkungan di mana rayap tinggal, seperti di dalam hutan atau di bangunan manusia. Di alam liar, kayu mati atau lapuk menyediakan pasokan selulosa yang terus-menerus, sementara di perumahan, struktur kayu seperti rangka atap, balok, dan perabotan menjadi sasaran empuk rayap. Kayu yang memiliki kelembapan tinggi lebih disukai oleh rayap karena lebih mudah dikunyah dan dicerna, selain juga sering kali menyediakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan mikroorganisme yang membantu proses pencernaan selulosa.

Selain kandungan nutrisinya, rayap tertarik pada kayu karena kayu sering kali menyediakan tempat perlindungan yang aman dan stabil bagi koloni mereka. Rayap membutuhkan lingkungan yang gelap, lembap, dan terlindung dari cahaya matahari langsung karena mereka rentan terhadap dehidrasi dan suhu ekstrem. Kayu, terutama yang berada di dalam struktur bangunan atau di bawah tanah, memenuhi kebutuhan ini, sekaligus memberikan akses langsung ke sumber makanan mereka. Oleh karena itu, rayap cenderung membangun sarang dan terowongan di dalam atau sekitar kayu, memanfaatkan kayu tidak hanya sebagai makanan tetapi juga sebagai tempat berlindung.

Secara evolusi, preferensi rayap terhadap kayu dapat dijelaskan sebagai adaptasi terhadap lingkungan tempat mereka berevolusi. Di habitat alami mereka, seperti hutan tropis, kayu mati atau membusuk adalah sumber makanan yang melimpah dan mudah diakses. Seiring dengan perkembangan lingkungan buatan manusia, seperti perumahan, rayap terus mengeksploitasi sumber daya kayu ini. Ini menyebabkan rayap menjadi salah satu hama paling merusak bagi struktur bangunan, karena kecenderungan alami mereka untuk memakan dan menghancurkan kayu.